Kapan PKP harus Melaporkan Usahanya untuk Dikukuhkan menjadi PKP ?

Wajib Pajak orang pribadi dan Wajib Pajak badan yang memenuhi ketentuan sebagai PKP, wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP sebelum melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak.

Namun ada pengecualian bagi Pengusaha Kecil yang :

  • memilih sebagai PKP; atau
  • Tidak memilih sebagai PKP tetapi sampai dengan suatu bulan dalam suatu tahun buku jumlah nilai peredaran bruto atas penyerahan BKP atau penyerahan JKP telah melampaui batasan yang ditentukan sebagai Pengusaha Kecil, 
    wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP paling lama akhir bulan berikutnya.

Muncul pertanyaan di benak kita siapakah yang disebut sebagai Pengusaha Kecil ?

Pengusaha kecil adalah pengusaha yang selama satu tahun buku melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP dengan jumlah peredaran bruto dan/atau penerimaan bruto tidak lebih dari Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).

Contoh :

Toko ABC menjual beras dan hp. Pada tahun 2008 jumlah penjualan beras mencapai 7000 juta dan penjualan hp mencapai 500 juta. Maka A  termasuk pengusaha kecil. Kenapa ? Walaupun jumlah  keseluruhan omset mencapai 1,2 M tetapi omset BKP ( hp ) baru 500 juta. Dengan kata lain omset non-BKP tidak dihitung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: